Pada Heat Treatment furnace terutama pada carburizing furnace di butuhkan base tray, tray dan keranjang untuk menyusun part yang akan di proses. Base tray, tray dan keranjang ini biasanya dibuat menggunakan stainless steel agar memiliki ketahanan terhadap panas, tetapi ada kendala pada saat digunakan untuk proses carburizing base tray, tray dan keranjang ini ikut terkena difusi carbon, hal ini mengakibatkan material base tray, tray dan keranjang menjadi getas dan mudah patah.
Untuk menjaga agar base tray, tray dan keranjang tidak terdifusi oleh carbon maka dilakukan proses coating Calorizing, lapisan calorizing ini tahan terhadap oksidasi dan karburisasi pada temperature tinggi.
Pengujian distribusi karbon pada potongan penampang part yang digunakan di carburizing furnace.
Material : SCH13 & SUS310S
Kondisi :
- Temperature : 930 °C
- Waktu : 12 Jam
- Jumlah Penggunaan : 10 Cycles.

Warna merah dan kuning menunjukan peta distribusi karbon dari permukaan part menuju kedalam base material part.
Terlihat part yang tanpa proses coating menunjukan difusi karbon yang cukup intens ke base metal, sedangkan part yang dicoating menggunakan proses calorizing tidak menunjukan adanya difusi karbon ke base material part.
Difusi karbon mengakibatkan material menjadi getas dan mudah patah.
Pengambilan data pada Tray yang digunakan di carburizing furnace dengan kondisi sebagai berikut :
- Periode penggunaan : 1 tahun.
- Jumlah penggunaan : 200 – 300 cycles.
- Temperature : 1020 °C ( High Temperature Carburizing )
- Material : SCH24

Terlihat Tray yang tanpa coating sudah mengalami retak dan deformasi, sedangkan pada tray yang di proses calorizing masih bagus kondisinya.
Contoh Base Tray, Tray dan Keranjang yang diproses calorizing untuk meningkatkan lifetime sehingga dapat menurunkan cost produksi.

PT. SHINTO LANCE INDONESIA Nurturing The Creative Technology of Tommorow